Beranda Daerah SAKSI UNGKAP, PEMBUATAN CV. MANGUNI MAKASIOUW MINAHASA ATAS PERINTAH BUPATI DAN PENCAIRAN...

SAKSI UNGKAP, PEMBUATAN CV. MANGUNI MAKASIOUW MINAHASA ATAS PERINTAH BUPATI DAN PENCAIRAN DANA PROYEK PEMECAH OMBAK HARUS MELALUI ADIK KANDUNG BUPATI

1024
0
BERBAGI

KORANBANGKIT, Manado.

Kasus korupsi proyek pemecah ombak Desa Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali digelar di Pengadilan Negeri Manado. Kamis 26/04/2018. Dengan agenda keterangan saksi dari pihak JPU.

Kesaksian Direktur CV. Manguni Makasiouw Minahasa mengatakan saat pertama kali dirinya mengecek lokasi proyek, ia melihat sudah ada kegiatan pekerjaan pembangunan yang sudah berjalan sekitar 40%. Ujar Niki Kanender.
“Setau saya, Pak Robby (Kontraktor /Terdakwa) mendirikan CV. Manguni Makasiouw Minahasa atas perintah Ibu Bupati VAP (Vonny Anneke Panambunan), uang yang saya terima untuk digunakan pada proyek sekitar 200 juta sampai 300 juta pemberian dari Pak Robby, kemudian Pak Robby mengatakan uang lainnya diberikan kepada Bapak Alex Panambunan, Bupati dan Mario Rompis”.

Keterkaitan Alex Panambunan yang adalah adik kandung dari Bupati Minut pada proyek ini, semua pencairan dana proyek harus melalui pak Alex, sedangkan Mario Rompis adalah orang kerjanya Bupati Minahasa Utara.

Saksi Stivy Watupongoh yang saat itu menjabat sebagai Camat Likupang Timur mengatakan dirinya mengetahui jumlah proyek tersebut Rp. 15 Milyar. ” Saya sebagai Camat mengkoordinir pelaksanaan proyek selain memantau dari Hukum Tua, sekali kali saya ke lokasi proyek.”jelasnya.

Saksi menambahkan, saat melihat proyek tersebut dirinya melihat tidak ada papan proyek yang dipasang pada lokasi pekerjaan, padahal menurutnya itu harus dan wajib dipasang.
Oleh karena itu , kata Stivy,  saat itu saya ke Hukum Tua dan bertanya, kenapa tidak ada papan proyek? Dan dijawab oleh hukum tua, papan proyek tidak perlu karena ini Proyek tanggap Bencana, jelasnya.

( Christien / Rully)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here